Oshibori’s Weblog

99 minus one

Arsip untuk ‘Matahari’ Kategori

Al Qur’an yang Lengkap

Ditulis oleh oshibori di/pada Agustus 3, 2007

17:89
Dan sesungguhnya Kami telah mengulang-ulang kepada manusia dalam Al Qur’an ini
tiap-tiap macam perumpamaan, tapi kebanyakan manusia tidak menyukai kecuali
mengingkari (nya).
30:58
Dan sesungguhnya telah Kami buat dalam Al Qur’an ini segala macam perumpamaan
untuk manusia. Dan sesungguhnya jika kamu membawa kepada mereka suatu ayat,
pastilah orang-orang yang kafir itu akan berkata: “Kamu tidak lain hanyalah orang-orang
yang membuat kepalsuan belaka”.
39:27
Sesungguhnya telah Kami buatkan bagi manusia dalam Al Qur’an ini setiap macam
perumpamaan supaya mereka dapat pelajaran.

Kelengkapan sebagai pendukung Rahmat Bagi Semesta Alam.

Ditulis dalam Ayat, Bumi, Langit, Lap Dingin, Manusia, Matahari, Naas, Universe | 1 Komentar »

Jalan-jalan Langit

Ditulis oleh oshibori di/pada Agustus 3, 2007

51:7-9
Demi langit yang mempunyai jalan-jalan,
sesungguhnya kamu benar-benar dalam keadaan berbeda-beda pendapat,
dipalingkan daripadanya (Rasul dan Al Qur’an) orang yang dipalingkan.

Berkaitan dengan kebiasaan debat kusir masalah benda-benda langit.

Ditulis dalam Ayat, Bumi, Langit, Lap Dingin, Matahari, Naas, Universe | Leave a Comment »

Bumi mengelilingi Matahari

Ditulis oleh oshibori di/pada Agustus 3, 2007

Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada Abu Dzar r.a dan matahari telah terbenam. Artinya:”Apakah kamu tahu kemana matahari itu pergi?” Dia (Abu Dzar) menjawab:’Allah dan Rasul-Nya yang lebih tahu’. Beliau bersabda:”Sesungguhnya dia pergi lalu bersujud di bawah Arsy, kemudian minta izin lalu diizinkan baginya, hampir-hampir dia minta izin lalu dia tidak diizinkan. Kemudian dikatakan kepadanya; Kembalilah dari arah kamu datang, lalu dia terbit dari arah barat (tempat terbenamnya)” atau sebagaimana sabdanya.

Ada yang mengira hadis ini adalah hadis pendukung Matahari mengelilingi Bumi, padahal hadis ini menggambarkan sesungguhnya kiamat senantiasa sudah dekat.

Hal tersebut berkaitan dengan ciri-ciri akhir jaman, dimana bila terjadi dua gerhana pada bulan Ramadhan, maka dari hari jum’at ke juma’at selanjutnya akan gelap, saat terang kembali maka matahari jaraknya sudah dekat sekali dengan kepala.

Disini dapat dikatakan bahwa hari kiamat yang tiada siapapun mengetahui kapan akan datang kecuali hanya Allah saja, pada kenyataanya setiap hari matahari yang patuh tersebut menanti perintah untuk pelaksanaan hari kiamat.

Ditulis dalam Ayat, Bumi, Hadis, Lap Dingin, Matahari, Universe | Leave a Comment »